Mataram, Bidikntb.com – Sejumlah pengacara yang tergabung dalam Tim Pembela Rakyat sambangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB di Jalan Udayana, Kota Mataram.

Kedatangan para pengacara tersebut tidak lain adalah untuk bertemu langsung dengan pihak Badan Kehormatan (BK) dewan dalam menyikapi laporan ketua DPRD NTB terkait pertanyaan warga masyarakat atas adanya informasi atau khabar angin adanya anggota DPRD NTB yang diduga melakukan perbuatan pidana atau pelanggaran kode etik.

Menurut koordinator tim
pembela rakyat Muhammad Ikhwan menyampaikan ,bahwa sebagai warga negara sangat menyesalkan sikap dan tindakan DPRD NTB
yang tidak proporsional dalam merespon pertanyaan Muhammad Fihiruddin di media sosialtanggal 12 Oktober tahun 2022 pukul 11:33 Wita yaitu degan cara melaporkan warga negara yang
memliki i’tikad baik berpartisipasi mendorong ditegaskanya nilai nilai moral oknum anggota dewan yang diduga kuat terkait dugaan perbuatan pidana dan atau pelanggaran kode etik oleh oknum
anggota DPRD Provinsi NTB.

,”Bahwa tindakan kontra produktif DPRD Provinsi NTB dengan melaporkan warga negara, sesungguhnya dapat dinilai sebagai upaya secara sistimatis untuk menutupi dan atau melindungi
masalah yang terjadi di internal DPRD Provinsi NTB sendiri, justru bukan sebaliknya berbekal “khabar angin” DPRD Provinsi NTB semestinya mengambil langkah cepat dan prosedural agar
memanggil pihak-pihak yang dianggap memiliki keterkaitan degan “khabar angin” tersebut untuk
didengar keteranganya melalui mekanisme alat kelengkapan dewan yaitu Badan Kehormatan DPRD
Provinsi NTB,”ucapnya Senin (7/11)2022)..

Lanjutnya, berangkat dari hal tersebut maka, klien kami selaku pihak yang dilaporkan merasa berkepentingan untuk menyampaikan kepada dewan kehormatan DPRD Provinsi NTB tentang”khabar angin” tersebut dalam kedudukan sebagai pengadu “khabar angin” dan diharapkan agar
badan kehormatan DPRD sudah selayaknya dan sesegera mungkin melalukan rangkaian pemeriksaan atas khabar tersebut.

,”Sebagai warga negara yang dijamin hak konstitusionalnya merasa terpanggil untuk datang ke badan kehormatan guna menjelaskan “khabar angin dan perlu kami tegaskan kembali bahwa tidak ada suatu niatan sedikitpun dari klien kami untuk merusak, mencemarkan nama baik
dan kehormatan lembaga terhormat DPRD Provinsi NTB, ” ungkapnya.

Karena itu tambahnya, melalui kesempatan ini juga sebagai pelapor pada Badan Kehormatan DPRD Provinsi
meminta agar segera dilakukan pemanggilan atau pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diduga
telah melakukan perbuatan pidana atau pelanggaran kode etik.

Leave a Reply

avatar
200
  Subscribe  
Notify of