Lombok Timur, Bidikntb.com – Akademi Keperawatan (Akper) milik pemprov NTB yang berlokasi di Desa Sakra Kabupaten Lombok Timur resmi di tutup atas instruksi Kementerian Kesehatan (Kemenkes). “Rencananya penutupan secara resmi dilakukan pada Desember 2020 mendatang” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Nurhandini Eka Dewi senin, (27/7).

dikatakan Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Nurhandini Eka Dewi, alasan penutupan kampus ini karena adanya undang-undang tidak memberikan ruang kepada pemerintah daerah memiliki perguruan tinggi. “Aturan yang ada tidak membolehkan pemerintah daerah mengelola perguruan tinggi, jadi keberadaan kampus AKPER NTB ini tidak bisa dipertahankan” katanya

Lebih lanjut dr. Eka menjelaskan bahwa sebelum dilakukan penutupan, pemerintah daerah telah berupaya menyelamatkan Akper ini dengan cara melakukan merger dengan Poltekes Mataram milik Kemenkes. Hanya saja, dalam proses merger tersebut, ada kendala sehingga dinyatakan tidak bisa digabung. “Pada saat penggabungan kemarin terjadi masalah, sehingga pemerintah terpaksa menutup kampus yang berdiri sejak tahun 2006 silam” jelasnya

Kendati demikian, sambung Eka pihaknya menjamin bawah mahasiswa yang sedang menyelesaikan pendidikannya tidak akan menemui masalah, begitu juga nantinya lulusan yang membutuhkan pengesahan ijazah juga tidak menjadi masalah karena akan ditangani oleh pemerintah. ”Akper ini tidak ada masalah, tetapi karena undang-undang bahwa pemerintah daerah tidak boleh memiliki pendidikan tinggi,” tandasnya.

Dengan ditutupnya kampus Akper NTB ini, bangunan dan aset-aset lainnya akan diserahkan kembali ke Pemprov NTB. “terkait wacana, kampus ini akan dijadikan sebagai SMK atau akan dijadikan Balai Latihan Kerja (BLK) semuanya itu menjadi hak dan tanggung jawab pemprov untuk pemanfaatannya kedepan” pungkasnya.

Leave a Reply

avatar
200
  Subscribe  
Notify of